21 September 2026

Inovasi Ekoteologi Islam: Dra. Dede Jubaedah, M.Pd.I. dari MTsN 16 Jakarta Timur Melaju ke Tahap Final Jakarta Madrasah Competition (JMC) 2026

JAKARTA, MTsN 16 News — Prestasi membanggakan kembali diukir oleh civitas akademika MTsN 16 Jakarta Timur. Salah satu Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) terbaik, Dra. Dede Jubaedah, M.Pd.I., berhasil dinyatakan Lolos Seleksi Administrasi dan Penilaian Proposal Riset pada ajang bergengsi Jakarta Madrasah Competition (JMC) 2026 Tingkat GTK Madrasah Tsanawiyah.

Kategori lomba yang diusung berfokus pada Integrasi Keislaman dan Keilmuan – Ekoteologi, sebuah bidang yang sangat relevan dengan tantangan kelestarian lingkungan saat ini.

Dalam risetnya yang bernas dan berorientasi pada solusi nyata, Dra. Dede Jubaedah mengusung karya ilmiah berjudul:

"Dari Pengetahuan ke Tindakan: Mengatasi Kesenjangan Perilaku Ekologis melalui Internalisasi Nilai Ekoteologi Islam pada Peserta Didik MTsN 16 Jakarta"

Gagasan ini berfokus pada bagaimana pemahaman nilai-nilai keislaman tidak hanya berhenti pada teori, tetapi diinternalisasikan secara mendalam menjadi karakter dan tindakan nyata peserta didik dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup sehari-hari.

Keluarga besar MTsN 16 Jakarta Timur beserta seluruh civitas akademika menyampaikan ucapan Selamat & Sukses atas pencapaian luar biasa ini. Memasuki babak krusial berikutnya, kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat, pendidik, serta keluarga besar Kementerian Agama agar Ibu Dra. Dede Jubaedah, M.Pd.I. diberikan kelancaran dan hasil terbaik di Tahap Final Provinsi DKI Jakarta.

Semoga karya inovatif ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi madrasah, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan karakter berwawasan lingkungan di Indonesia.

Hashtag Resmi:

#GuruBerprestasiMTsN16Jakarta #JMC2026 #FinalisProvinsiDKIJakarta #KemenagKotaJakartaTimur #KemenagProvinsiDKIJakarta

05 September 2026

Dukung GTK MTsN 16 Jakarta! Mis Sri Mulyati, S.Pd Tampil Memukau sebagai Dirigen Lagu Indonesia Raya di Lomba JMC Seni

Jakarta – Prestasi dan kebanggaan kembali diukir oleh civitas akademika MTsN 16 Jakarta. Dalam ajang Lomba JMC Seni, salah satu Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) terbaik, Mis Sri Mulyati, S.Pd, turut ambil bagian membawa nama baik madrasah melalui karya seni musik dan kepemimpinan lagu. [00:02]

Dalam keikutsertaannya, Mis Sri Mulyati tampil sebagai Dirigen dalam memimpin lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan ketukan 4/4. [00:14] Mengenakan pakaian adat yang megah nan anggun, beliau memimpin jalannya lagu dengan penuh ketegasan, penghayatan, dan jiwa nasionalisme yang tinggi. [00:27]

Penampilan penuh semangat ini menjadi bukti nyata komitmen GTK MTsN 16 Jakarta dalam mengekspresikan bakat seni serta memupuk rasa cinta tanah air. [00:46]

Mari Berikan Dukungan Terbaik Anda!

Keberhasilan Mis Sri Mulyati dalam ajang lomba JMC Seni ini tentu memerlukan dukungan hangat dari kita semua, mulai dari para siswa, wali murid, alumni, hingga masyarakat luas.

Dukungan Anda sangat berarti untuk memberikan apresiasi atas kerja keras dan bakat beliau. Mari bersama-sama tonton, beri like, dan bagikan video penampilan beliau melalui tautan YouTube Shorts resmi berikut:


Cara Memberikan Dukungan:

Klik tautan YouTube Shorts di atas.

Tonton videonya hingga selesai [00:00].

Berikan Like (Suka) dan Comment (Komentar) positif untuk memberikan semangat.

Bagikan (Share) link tersebut ke berbagai grup media sosial Anda.

Mari kita wujudkan rasa kebersamaan dan dukung representative MTsN 16 Jakarta untuk meraih prestasi terbaik di Lomba JMC Seni! [00:02]

MTsN 16 Jakarta – Hebat, Bermatabat, dan Berprestasi!



29 Agustus 2026

Tips Membantu Anak Menghafal Al-Qur’an dengan Lebih Mudah

Menghafal Al-Qur’an sejak usia dini dapat menjadi pengalaman yang berharga bagi anak. Namun, proses menghafal tentu membutuhkan waktu, kesabaran, dan pendampingan. Setiap anak memiliki kemampuan dan cara belajar yang berbeda. Ada anak yang cepat menghafal melalui pendengaran, sementara anak lain lebih mudah mengingat setelah membaca dan mengulanginya berkali-kali.

Karena itu, orang tua dan pendamping tidak perlu terburu-buru. Yang terpenting bukan hanya seberapa cepat anak menambah hafalan, tetapi bagaimana anak dapat tumbuh dengan rasa cinta terhadap Al-Qur’an.

Berikut beberapa tips yang dapat membantu anak menghafal Al-Qur’an dengan lebih mudah.

1. Mulai dari Surat dan Ayat yang Pendek
Untuk anak yang baru mulai menghafal, pilihlah surat atau ayat yang pendek dan mudah diikuti. Memulai dari target kecil dapat membuat anak merasa lebih percaya diri.

Jangan langsung memberikan hafalan dalam jumlah banyak. Cukup beberapa ayat, lalu ulangi secara bertahap. Ketika anak berhasil menyelesaikan satu hafalan, berikan apresiasi sederhana agar ia semakin bersemangat.

2. Gunakan Metode Mendengarkan dan Mengulang
Anak-anak sering kali memiliki kemampuan yang baik dalam mengingat suara. Orang tua dapat membacakan satu ayat dengan tartil, kemudian mengajak anak untuk mengulanginya.

Metode ini dapat dilakukan beberapa kali hingga anak mulai mengingat susunan ayat. Rekaman murottal juga dapat digunakan sebagai pendamping agar anak terbiasa mendengarkan bacaan Al-Qur’an.

Semakin sering anak mendengar dan mengulang hafalannya, semakin kuat pula ingatannya terhadap ayat tersebut.

3. Buat Jadwal yang Konsisten
Menghafal Al-Qur’an tidak harus dilakukan dalam waktu yang lama. Waktu singkat tetapi dilakukan secara rutin dapat membantu anak membangun kebiasaan.

Misalnya, sediakan waktu khusus setiap hari untuk membaca dan mengulang hafalan. Pilih waktu ketika anak dalam kondisi nyaman dan dapat fokus.

Konsistensi lebih penting daripada memaksakan target yang terlalu banyak dalam satu hari.

4. Ciptakan Suasana Belajar yang Menyenangkan
Anak akan lebih mudah belajar ketika merasa nyaman. Hindari menjadikan waktu menghafal sebagai sesuatu yang menakutkan atau penuh tekanan.

Orang tua dapat menggunakan pendekatan yang sesuai dengan usia anak, seperti memberikan jeda istirahat atau variasi cara belajar. Jika anak terlihat lelah, berikan waktu untuk beristirahat sebelum melanjutkan.

Dengan suasana yang positif, anak dapat memandang kegiatan menghafal sebagai bagian yang menyenangkan dalam kesehariannya.

5. Jangan Lupakan Murajaah
Menambah hafalan memang penting, tetapi menjaga hafalan juga tidak kalah penting. Ajak anak untuk mengulang hafalan yang sudah dipelajari secara rutin.

Murajaah dapat dilakukan dalam berbagai kesempatan, misalnya sebelum belajar hafalan baru atau ketika melakukan aktivitas bersama keluarga.

Dengan pengulangan yang teratur, anak tidak hanya fokus menambah hafalan, tetapi juga belajar menjaga apa yang sudah berhasil dihafalkan.

6. Berikan Apresiasi dan Dukungan
Setiap perkembangan anak, sekecil apa pun, layak dihargai. Berikan pujian ketika anak berusaha dengan sungguh-sungguh, bukan hanya ketika hafalannya sempurna.

Hindari membandingkan kemampuan anak dengan anak lain. Setiap anak memiliki kecepatan belajar dan proses yang berbeda.

Dukungan dari orang tua dapat membantu anak merasa lebih percaya diri dan termotivasi untuk terus belajar.

https://hatam.org/tips-membantu-anak-menghafal-al-quran-dengan-lebih-mudah/

25 Agustus 2026

Merajut Akhlak, Menempa Karakter: Keseruan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MTsN 16 Jakarta

Suasana khidmat sekaligus penuh sukacita menyelimuti lingkungan MTsN 16 Jakarta pada Senin, 24 Agustus 2026 (11 Rabiul Awal 1448 H). Seluruh keluarga besar madrasah berkumpul bersama menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang mengusung tema "Membentuk Generasi Berkarakter Kuat Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW".

Dipandu oleh Ustadzah Mutmainah sebagai MC, rangkaian acara mengalir hangat dan tertib. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Yasin, Tahlil, serta Doa Wahbah yang dipimpin khusyuk oleh Ustadz Suryadi, S.Pd.I, Ustadz Fauzan Tanamal, M.Pd, dan ditutup doa oleh Ustadz Ahmad Fikriyansyah.

Lantunan syahdu pembacaan riwayat perjalanan hidup Rasulullah SAW kemudian dipandukan secara apik oleh Tim Hadroh pimpinan Ustadz H. Busthomi dkk. Suasana semakin menggetarkan hati saat Ananda Afkar, siswa kelas Tahfidz 7F, melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an dengan begitu merdu sebelum memasuki acara inti.

highlight utama peringatan kali ini menghadirkan dua figur yang berhasil menyedot perhatian seluruh siswa:

Ustadz H. Sholahuddin, Lc. – Dalam ceramah intinya, beliau menegaskan pentingnya menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai role model utama di era modern. Karakter kuat seperti kejujuran (assiddiq), amanah, dan keteguhan prinsip merupakan fondasi vital yang harus dimiliki para pelajar madrasah.

Jundhy (Youtuber) – Kehadiran kreator konten muda ini membawa warna tersendiri. Melalui lantunan sholawat khasnya yang energik dan modern, Jundhy berhasil mengajak seluruh siswa bersholawat bersama dengan antusiasme tinggi.

Melalui peringatan ini, MTsN 16 Jakarta berharap para siswa tidak hanya memperingati kelahiran Rasulullah SAW secara seremonial, tetapi mampu menyerap nilai-nilai kesabaran, integritas, dan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari demi terwujudnya generasi muda yang berkarakter kuat dan berakhlakul karimah.



21 Agustus 2026

Perkuat SinStorage dan Sinergi Antara Sekolah dan Orang Tua, MTsN 16 Jakarta Gelar Sosialisasi Program Tahun Ajaran Baru

JAKARTA — Dalam rangka mempererat silaturahmi serta menyelaraskan visi pendidkan antara pihak sekolah dan para wali murid, MTsN 16 Jakarta menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Madrasah untuk Jenjang Kelas 7, 8, dan 9. Acara bertempat di Masjid Miftahul Ulum MTsN 16 Jakarta pada Kamis (20/8/2026).


Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran pimpinan madrasah, dewan guru, komite sekolah, serta ratusan orang tua/wali siswa ini berlangsung dengan khidmad dan penuh antusiasme. Masjid Miftahul Ulum yang menjadi pusat kegiatan keagamaan siswa sehari-hari dipilih sebagai lokasi acara untuk memperkuat suasana kekeluargaan dan religius.


Poin-Poin Utama Sosialisasi Program

  • Penguatan Karakter & Keagamaan: Optimalisasi pembiasaan ibadah seperti shalat dhuha berjamaah, tadarus Al-Qur'an, dan pembentukan akhlakul karimah sebagai fondasi utama siswa madrasah.

  • Kurikulum & Akademik: Pemaparan target pembelajaran, adaptasi metode belajar interaktif, serta persiapan asesmen akademik bagi seluruh jenjang.

  • Fokus Khusus Jenjang Kelas:

    • Kelas 7: Masa adaptasi lingkungan madrasah, pembentukan karakter awal, dan pengenalan kegiatan ekstrakurikuler.

    • Kelas 8: Peningkatan capaian prestasi akademik dan penguatan kepemimpinan siswa.

    • Kelas 9: Persiapan intensif ujian kelulusan, TKA, bimbingan konseling karir, serta pemetaan kelanjutan studi ke jenjang SLTA/MA.

  • Sinergi Orang Tua dan Madrasah: Imbauan pentingnya pengawasan bersama terhadap penggunaan teknologi, disiplin belajar di rumah, serta komunikasi aktif melalui wali kelas.


Kepala MTsN 16 Jakarta dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada proses belajar-mengajar di kelas, melainkan hasil kolaborasi aktif antara guru dan orang tua.


"Madrasah dan orang tua adalah dua pilar yang harus berjalan seirama. Dengan komunikasi yang terbuka dan saling mendukung, kita dapat memastikan anak-anak kita tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman mental spiritual," ujarnya di hadapan para orang tua murid.


Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh program kerja madrasah selama satu tahun ajaran ke depan dapat terealisasi secara optimal demi mencetak generasi yang cerdas, berprestasi, dan berakhlak mulia.

17 Agustus 2026

MTsN 16 Jakarta Gelar Upacara Khidmat Peringati HUT ke-81 RI

Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 16 Jakarta menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di lapangan Gedung B ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf tata usaha dengan penuh khidmat serta rasa nasionalisme yang tinggi.


Upacara dimulai tepat pukul 07.00 WIB. Kepala MTsN 16 Jakarta, Mohamd Hafid Ilham, S.Pd., M.M., bertindak langsung sebagai Pembina Upacara. Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) sukses menjalankan tugas mengibarkan bendera Merah Putih dengan presisi, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan secara merdu oleh pengurus OSIS MPK.


Dalam amanatnya, Pembina Upacara menegaskan pentingnya menjaga semangat kemerdekaan bagi generasi muda di era modern.

"Peringatan HUT ke-81 RI ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum bagi peserta didik untuk merefleksikan perjuangan para pahlawan melalui prestasi, integritas, dan penguasaan ilmu pengetahuan," tegas Mohamd Hafid Ilham di hadapan para peserta upacara.

 

Rangkaian jalannya upacara dipimpin oleh Bimawan DJ, S.E. selaku Komandan Upacara, dengan Irsyad Burhanurobbi, S.Pd. sebagai Pimpinan Pasukan, serta Denada Wulandari, S.Pd. bertindak sebagai Ajudan Pembina Upacara. Acara yang dipandu oleh MC Mutmainah, M.Pd. ini juga diisi dengan pembacaan Teks Proklamasi oleh Drs. H. Zaenal Arifin dan pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh Layluma Ainun Nazwa, S.Hum.


Suasana semakin syahdu saat lagu-lagu nasional dikumandangkan di bawah arahan Dirigent Sri Mulyati, S.Pd. Seluruh rangkaian upacara kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ahmad Fikriyansyah, S.S.


Setelah pelaksanaan upacara selesai, suasana kebersamaan dan keceriaan berlanjut lewat sesi foto bersama seluruh civitas akademika MTsN 16 Jakarta sebagai penutup momen bersejarah tersebut.

13 Agustus 2026

Semangat Kemerdekaan Membara di MTsN 16 Jakarta Timur

Suasana penuh kegembiraan dan semangat nasionalisme menyelimuti MTsN 16 Jakarta Timur pada Kamis, 13 Agustus 2026. Usai melangsungkan upacara pembukaan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Aula Ulul Albab, rangkaian perlombaan khas 17-an resmi dimulai. Kemeriahan pun pecah, memancarkan energi positif dari seluruh warga sekolah.


Seluruh siswa dari jenjang kelas 7A–7F, 8A–8F, hingga 9A–9F tampak sangat antusias menunjukkan performa terbaik mereka. Berbagai cabang lomba yang menguji kekompakan, kecepatan, dan gelak tawa digelar meriah, di antaranya:



  • Lomba Ketangkasan & Fisik: Tarik tambang dan bakiak yang menuntut kekuatan serta keselarasan tim.

  • Lomba Kecepatan & Fokus: Tusuk balon dan makan kerupuk yang selalu sukses memancing tawa penonton.

  • Lomba Kerjasama Tim: Estafet sarung dan estafet air yang menguji kesabaran serta koordinasi antaranggota kelas.

Keseruan dan kelancaran acara ini tentu tidak lepas dari kerja keras banyak pihak. Apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya ditujukan kepada seluruh panitia acara serta Koordinator Kelas (Korlas) dari kelas 7 hingga 9. Berkat kolaborasi yang solid, dedikasi, dan partisipasi aktif seluruh elemen sekolah, perayaan pesta rakyat di kampus MTsN 16 Jakarta Timur dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sangat berkesan.


Kemeriahan tahun ini menjadi bukti nyata bahwa semangat persatuan dan kebersamaan terus menyala pesat di dada para generasi muda. Sampai jumpa di keseruan Lomba 17-an tahun depan!

Inovasi Ekoteologi Islam: Dra. Dede Jubaedah, M.Pd.I. dari MTsN 16 Jakarta Timur Melaju ke Tahap Final Jakarta Madrasah Competition (JMC) 2026

JAKARTA, MTsN 16 News — Prestasi membanggakan kembali diukir oleh civitas akademika MTsN 16 Jakarta Timur. Salah satu Guru dan Tenaga Kepend...