Selamat Datang di Website Resmi MTsN 16 Jakarta                    "Berkarakter Mulia, Berwawasan Global dan Berprestasi Unggul"                    Alamat : Jln. Gading Raya 1, RT.10/RW.14, Pisangan Timur, Kecamatan Pulo Gadung. Telepon : (021) 4750022 Email : admin@mtsn16jakarta.sch.id
Workshop Pendidikan
Destinasi Populer

Workshop Pendidikan

Workshop Pendidikan : Pemanfaatan Media Digital dan Interaktif.

Pegunungan Megah
Pramuka

Selamat Hari Pramuka ke-65

Selamat Hari Pramuka ke-65.

Arsitektur Modern
Kota & Arsitektur

Upacara

Upaca Hari Kemerdekaan.

Hutan Asri
Workshop

Workshop Pendidikan

Workshop Pendidikan.

Yuk kita kunjungi, Media Sosial MTsN 16 Jakarta yang lainnya

29 Agustus 2026

Tips Membantu Anak Menghafal Al-Qur’an dengan Lebih Mudah

Menghafal Al-Qur’an sejak usia dini dapat menjadi pengalaman yang berharga bagi anak. Namun, proses menghafal tentu membutuhkan waktu, kesabaran, dan pendampingan. Setiap anak memiliki kemampuan dan cara belajar yang berbeda. Ada anak yang cepat menghafal melalui pendengaran, sementara anak lain lebih mudah mengingat setelah membaca dan mengulanginya berkali-kali.


Karena itu, orang tua dan pendamping tidak perlu terburu-buru. Yang terpenting bukan hanya seberapa cepat anak menambah hafalan, tetapi bagaimana anak dapat tumbuh dengan rasa cinta terhadap Al-Qur’an.

Berikut beberapa tips yang dapat membantu anak menghafal Al-Qur’an dengan lebih mudah.


1. Mulai dari Surat dan Ayat yang Pendek

Untuk anak yang baru mulai menghafal, pilihlah surat atau ayat yang pendek dan mudah diikuti. Memulai dari target kecil dapat membuat anak merasa lebih percaya diri.

Jangan langsung memberikan hafalan dalam jumlah banyak. Cukup beberapa ayat, lalu ulangi secara bertahap. Ketika anak berhasil menyelesaikan satu hafalan, berikan apresiasi sederhana agar ia semakin bersemangat.


2. Gunakan Metode Mendengarkan dan Mengulang

Anak-anak sering kali memiliki kemampuan yang baik dalam mengingat suara. Orang tua dapat membacakan satu ayat dengan tartil, kemudian mengajak anak untuk mengulanginya.

Metode ini dapat dilakukan beberapa kali hingga anak mulai mengingat susunan ayat. Rekaman murottal juga dapat digunakan sebagai pendamping agar anak terbiasa mendengarkan bacaan Al-Qur’an.

Semakin sering anak mendengar dan mengulang hafalannya, semakin kuat pula ingatannya terhadap ayat tersebut.


3. Buat Jadwal yang Konsisten

Menghafal Al-Qur’an tidak harus dilakukan dalam waktu yang lama. Waktu singkat tetapi dilakukan secara rutin dapat membantu anak membangun kebiasaan.

Misalnya, sediakan waktu khusus setiap hari untuk membaca dan mengulang hafalan. Pilih waktu ketika anak dalam kondisi nyaman dan dapat fokus.

Konsistensi lebih penting daripada memaksakan target yang terlalu banyak dalam satu hari.


4. Ciptakan Suasana Belajar yang Menyenangkan

Anak akan lebih mudah belajar ketika merasa nyaman. Hindari menjadikan waktu menghafal sebagai sesuatu yang menakutkan atau penuh tekanan.

Orang tua dapat menggunakan pendekatan yang sesuai dengan usia anak, seperti memberikan jeda istirahat atau variasi cara belajar. Jika anak terlihat lelah, berikan waktu untuk beristirahat sebelum melanjutkan.

Dengan suasana yang positif, anak dapat memandang kegiatan menghafal sebagai bagian yang menyenangkan dalam kesehariannya.


5. Jangan Lupakan Murajaah

Menambah hafalan memang penting, tetapi menjaga hafalan juga tidak kalah penting. Ajak anak untuk mengulang hafalan yang sudah dipelajari secara rutin.

Murajaah dapat dilakukan dalam berbagai kesempatan, misalnya sebelum belajar hafalan baru atau ketika melakukan aktivitas bersama keluarga.

Dengan pengulangan yang teratur, anak tidak hanya fokus menambah hafalan, tetapi juga belajar menjaga apa yang sudah berhasil dihafalkan.


6. Berikan Apresiasi dan Dukungan

Setiap perkembangan anak, sekecil apa pun, layak dihargai. Berikan pujian ketika anak berusaha dengan sungguh-sungguh, bukan hanya ketika hafalannya sempurna.

Hindari membandingkan kemampuan anak dengan anak lain. Setiap anak memiliki kecepatan belajar dan proses yang berbeda.

Dukungan dari orang tua dapat membantu anak merasa lebih percaya diri dan termotivasi untuk terus belajar.


https://hatam.org/tips-membantu-anak-menghafal-al-quran-dengan-lebih-mudah/

25 Agustus 2026

Merajut Akhlak, Menempa Karakter: Keseruan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MTsN 16 Jakarta

Suasana khidmat sekaligus penuh sukacita menyelimuti lingkungan MTsN 16 Jakarta pada Senin, 24 Agustus 2026 (11 Rabiul Awal 1448 H). Seluruh keluarga besar madrasah berkumpul bersama menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang mengusung tema "Membentuk Generasi Berkarakter Kuat Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW".


Dipandu oleh Ustadzah Mutmainah sebagai MC, rangkaian acara mengalir hangat dan tertib. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Yasin, Tahlil, serta Doa Wahbah yang dipimpin khusyuk oleh Ustadz Suryadi, S.Pd.I, Ustadz Fauzan Tanamal, M.Pd, dan ditutup doa oleh Ustadz Ahmad Fikriyansyah.


Lantunan syahdu pembacaan riwayat perjalanan hidup Rasulullah SAW kemudian dipandukan secara apik oleh Tim Hadroh pimpinan Ustadz H. Busthomi dkk. Suasana semakin menggetarkan hati saat Ananda Afkar, siswa kelas Tahfidz 7F, melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an dengan begitu merdu sebelum memasuki acara inti.


highlight utama peringatan kali ini menghadirkan dua figur yang berhasil menyedot perhatian seluruh siswa:

  • Ustadz H. Sholahuddin, Lc. – Dalam ceramah intinya, beliau menegaskan pentingnya menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai role model utama di era modern. Karakter kuat seperti kejujuran (assiddiq), amanah, dan keteguhan prinsip merupakan fondasi vital yang harus dimiliki para pelajar madrasah.

  • Jundhy (Youtuber) – Kehadiran kreator konten muda ini membawa warna tersendiri. Melalui lantunan sholawat khasnya yang energik dan modern, Jundhy berhasil mengajak seluruh siswa bersholawat bersama dengan antusiasme tinggi.


Melalui peringatan ini, MTsN 16 Jakarta berharap para siswa tidak hanya memperingati kelahiran Rasulullah SAW secara seremonial, tetapi mampu menyerap nilai-nilai kesabaran, integritas, dan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari demi terwujudnya generasi muda yang berkarakter kuat dan berakhlakul karimah.



21 Agustus 2026

Perkuat SinStorage dan Sinergi Antara Sekolah dan Orang Tua, MTsN 16 Jakarta Gelar Sosialisasi Program Tahun Ajaran Baru

JAKARTA — Dalam rangka mempererat silaturahmi serta menyelaraskan visi pendidkan antara pihak sekolah dan para wali murid, MTsN 16 Jakarta menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Madrasah untuk Jenjang Kelas 7, 8, dan 9. Acara bertempat di Masjid Miftahul Ulum MTsN 16 Jakarta pada Kamis (20/8/2026).


Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran pimpinan madrasah, dewan guru, komite sekolah, serta ratusan orang tua/wali siswa ini berlangsung dengan khidmad dan penuh antusiasme. Masjid Miftahul Ulum yang menjadi pusat kegiatan keagamaan siswa sehari-hari dipilih sebagai lokasi acara untuk memperkuat suasana kekeluargaan dan religius.


Poin-Poin Utama Sosialisasi Program

  • Penguatan Karakter & Keagamaan: Optimalisasi pembiasaan ibadah seperti shalat dhuha berjamaah, tadarus Al-Qur'an, dan pembentukan akhlakul karimah sebagai fondasi utama siswa madrasah.

  • Kurikulum & Akademik: Pemaparan target pembelajaran, adaptasi metode belajar interaktif, serta persiapan asesmen akademik bagi seluruh jenjang.

  • Fokus Khusus Jenjang Kelas:

    • Kelas 7: Masa adaptasi lingkungan madrasah, pembentukan karakter awal, dan pengenalan kegiatan ekstrakurikuler.

    • Kelas 8: Peningkatan capaian prestasi akademik dan penguatan kepemimpinan siswa.

    • Kelas 9: Persiapan intensif ujian kelulusan, TKA, bimbingan konseling karir, serta pemetaan kelanjutan studi ke jenjang SLTA/MA.

  • Sinergi Orang Tua dan Madrasah: Imbauan pentingnya pengawasan bersama terhadap penggunaan teknologi, disiplin belajar di rumah, serta komunikasi aktif melalui wali kelas.


Kepala MTsN 16 Jakarta dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada proses belajar-mengajar di kelas, melainkan hasil kolaborasi aktif antara guru dan orang tua.


"Madrasah dan orang tua adalah dua pilar yang harus berjalan seirama. Dengan komunikasi yang terbuka dan saling mendukung, kita dapat memastikan anak-anak kita tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman mental spiritual," ujarnya di hadapan para orang tua murid.


Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh program kerja madrasah selama satu tahun ajaran ke depan dapat terealisasi secara optimal demi mencetak generasi yang cerdas, berprestasi, dan berakhlak mulia.

Jadwal Sholat DKI Jakarta

DKI Jakarta

Memuat tanggal...

00:00:00 WIB